Sabtu, 26 Mei 2012

Bersiap untuk Sistem Tarif SMS Baru

Sains & Teknologi

Bersiap untuk Sistem Tarif SMS Baru

Tarif SMS murah secara kompetitif tetap terbuka.

Sabtu, 26 Mei 2012, 18:19 WIB
 
                 Karlina Octaviany
VIVAnews - Kementerian Kominfo dan BRTI melalui Siaran Pers No. 84/PIH/KOMINFO/12/2011 tanggal 11 Desember 2011 yang lalu telah mengumumkan kepada masyarakat tentang rencana pemerintah untuk mengubah skema interkoneksi SMS yang sebelumnya Sender Keep All (SKA) menjadi berbasis biaya (cost-based).

Skema ini menekankan lagi amanah dari Peraturan Menteri Kominfo No. 08/PER/M.KOMINFO/02/2006 tentang Interkoneksi. Penerapan skema berbasis biaya berlaku mulai 31 Mei 2012 pukul 23:59:59 WIB.

Skema SKA diterapkan sebelumnya karena diharapkan konten SMS yang dikirim akan berimbang dengan proses balas-berbalas SMS. Seperti ketika Anda mengirim jawaban pertanyaan kuis dan mendapat konfirmasi via SMS.
Pada perkembangannya, penyelenggara SMS malah membanjiri dengan pengiriman SMS sehingga trafik tidak seimbang. Malah menyebabkan spam di kotak inbox ponsel Anda. Penyelenggara pengiriman SMS ini berlaku tidak adil bagi konsumen.

Jumat, 25 Mei 2012

video: Bunuh Diri di Facebook

Sains & Teknologi

VIDEO: Bunuh Diri di Facebook

Video remaja galau tentang penyiksaan dan bunuh dirinya.


Karlina Octaviany
VIVAnews - Halaman Facebook dan video enam menit bisa menceritakan kehidupan remaja 12 tahun. Seorang gadis yang ibunya meninggal saat berumur 3 tahun. Selama pertumbuhan, Hailey Bennet mengalami penyiksaan oleh teman-temannya. Akhirnya, gadis itu bunuh diri. 
Masalahnya hanya satu: semua itu palsu. 
Kisah ini dirancang oleh siswa SMA dengan membuat laman Facebook dan video. Proyek ini membuat pemeran Bennet, Jessica Barba yang aslinya berusia 15 tahun, diskors pihak sekolah selama 5 hari. 
Menurut Mashable, salah satu orangtua melaporkan laman Facebook itu setelah Barba yang menyamar menjadi anak 12 tahun mengaku, "Saya ingin mati." Polisi mengontak pihak sekolah, dan remaja itu dibawa ke kantor asisten kepala sekolah. Lihat videonya di sini.

Senin, 21 Mei 2012

Binatang-Binatang Peramal Pertandingan sepak bola

 Paul si Gurita digantikan babi Ukraina.

Pemerintah kota Kiev, Ukraina, telah menyiapkan seekor babi istimewa yang akan bertugas meramal hasil-hasil pertandingan Piala Eropa, menggantikan peran Paul si gurita di Piala Dunia 2010 lalu.

Babi peramal itu akan bertugas setiap hari sejak kick-off pertandingan pertama bulan depan di turnamen yang dituanrumahi berdua oleh Ukraina dan Polandia.

“Babi peramal yang unik dan  asli Ukraina yang paham misteri sepakbola. Setiap hari pukul 16.00 dia akan meramal hasil pertandingan-pertandingan yang akan berlangsung,” kata pemkot dalam pernyataannya, Jumat kemarin.

Kehadiran binatang-binatang peramal tengah marak belakangan ini. Paul, yang sudah mati sekarang, menjadi terkenal setelah dia memprediksi dengan akurat pemenang dari tujuh pertandingan yang diikuti Jerman di Piala Dunia kemarin dengan cara memilih makanannya.

Sabtu, 19 Mei 2012

TIGA KABUPATEN BERPOTENSI TERANCAM BENCANA ALAM SERIUS

TIGA KABUPATEN BERPOTENSI TERANCAM BENCANA ALAM SERIUS
Kupang-SI. Tiga kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yakni Sikka, Lembata dan Timor Tengah Utara berpotensi terancam bencana alam serius, sehingga perlu diantisipasi dan penanganan yang lebih serius lagi.

"Potensi bencana alam serius yang akan mengancam tiga kabupaten tersebut berdasarkan hasil riset dari Plan Internasional dan Institut Teknologi Bandung (ITB)," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah NTT, Tini Thadeus di Kupang, Jumat.

Ia menjelaskan Plan Internasional dan ITB melakukan riset partisipatif tentang kerentanan iklim terhadap tiga kabupaten di NTT sebagai sampel dan hasilnya membuktikan bahwa Kabupaten Sikka, Lembata dan Timor Tengah Utara berpotensi terancam bencana alam serius.

Kabupaten Sikka di Pulau Flores, misalnya, setiap tahun selalu terjadi abrasi yang berdampak pada kenaikan muka air laut, sedang Lembata selalu terjadi perubahan temperatur suhu yang berdampak pada panas dan kekeringan.

Sementara, Timor Tengah Utara terjadi curah hujan ekstrim yang berdampak pada musim kering berkepanjangan, namun bila terjadi hujan berpotensi menimbulkan longsor dan banjir bandang.

Thadeus menjelaskan ada tiga parameter yang diukur, yakni temperatur, curah hujan, dan kenaikan muka air laut (SRL) yang dilakukan oleh para peneliti dari ITB.

Solusi sementara yang ditawarkan, ujarnya, adalah menanam bakau (mangrove) di sepanjang bibir pantai yang berpotensi menimbulkan abrasi, serta menghentikan kebiasaan menebang pohon di daerah aliran sungai (DAS) untuk mengurangi longsor dan banjir.

Hasil penelitian tersebut merekomendasukan pula agar sekolah-sekolah di Nusa Tenggara Timur harus segera menerapkan kurikulum muatan lokal tentang Penanggulangan Bencana, seperti yang diamanatkan dalam dalam No.24 Tahun 2007.

Selain itu, perlu sosialisasi secara gencar untuk mengubah paradigma lama penanggulangan bencana yang lebih menonjolkan peran dan tanggung jawab pemerintah sebagai pengelola bencana telah mengalami perubahan sesuai jiwa UU No. 24 tahun 2007.

Ia mengatakan salah satu spirit dari UU tersebut, paradigma penanggulangan bencana yang semula hanya menjadi tanggungjawab pemerintah telah berubah menjadi tanggung jawab semua komponen masyarakat pada pra bencana, saat bencana atau tanggap darurat dan pascabencana.

Rabu, 16 Mei 2012

Tentara Cantik di Dapur SAR Pencari Sukhoi

Nasional

Tentara Cantik di Dapur SAR Pencari Sukhoi

Sertu Septiana Wulandari sudah seminggu sibuk di Posko SAR di Pasir Pogor, Bogor, Jabar.

Rabu, 16 Mei 2012, 15:10 WIB
Eko Huda S, Luqman Rimadi
VIVAnews - Perempuan berbaju loreng itu sudah seminggu terlihat sibuk di pos tim SAR pencari korban Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak. Dia terlihat gesit diantara anggota SAR di posko yang dibangun di Pasir Pogor, Bogor, Jawa Barat itu.

Tentara berparas cantik itu adalah Sertu Septiana Wulandari, anggota TNI Angkatan Udara dari Bagian Pelayanan Lanud Atang Sanjaya. Dia diberi tugas melayani kebutuhan logistik semua personel yang ikut mencari dan mengevakuasi penumpang Sukhoi yang celaka pada Rabu 9 Mei 2012.
"Selain mempersiapkan makanan untuk tim, juga mempersiapkan bila ada tamu penting yang datang," ujar Septiana di Posko Pasir Pogor, Rabu 16 Mei 2012.

Selasa, 15 Mei 2012

Seorang Ayah Menggendong Mayat anak-nya Dari RSCM Ke Bogor

RENUNGAN KITA SEMUA.. DIMANAKAH
HATI NURANI..??????????????????


Ayah Menggendong
Mayat Anaknya Dari RSCM Ke Bogor Karena Tak Mampu Bayar Ambulan... !!
Terjadi Di Jakarta !!!, Ayah Menggendong Mayat Anaknya Dari
RSCM Ke Bogor Karena Tak Mampu  Bayar Ambulan ...!! Penumpang kereta rel listrik (krl) jurusan Jakarta – Bogor pun geger minggu (5/6). Sebab,  mereka tahu bahwa seorang
pemulung bernama Supriono (38 thn)  tengah menggendong mayat anak, khaerunisa (3 thn). Supriono akan
memakamkan si kecil di kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa krl. Tapi di stasiun tebet, supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena
dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas
karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa 

Kisah Pesta Terakhir Di Sukhoi Nahas

Kisah Pesta Terakhir di Sukhoi Nahas

Ada penumpang menyaru Dewa Neptunus, ada sampanye. Kegembiraan juga menular ke kokpit.


VIVAnews - Misteri itu belum terjawab: apa yang membuat pesawat Sukhoi Superjet-100 menabrak tebing Gunung Salak. Dugaan yang beredar selama ini baru spekulasi, kotak hitam belum lagi ditemukan.

Di hari nahas itu, Rabu 9 Mei 2012, ada dua joy flight yang dijadwalkan. Tak seperti yang kedua yang berakhir nahas, yang pertama berlangsung lancar.
Bahkan sehari sebelumnya, 8 Mei 2012, saat Superjet yang sudah melewati tiga negara--Kazakhstan, Pakistan, dan Myanmar--itu berada di persimpangan Khatulistiwa, digelar perayaan Neptunus. Tawa dan canda terlihat dalam pesawat. Seorang penumpang setengah telanjang menghunus trisula perak yang terbuat dari karton.

Ia adalah Sergey Dolya, wartawan pelancong sekaligus blogger penerbangan. Dengan bertelanjang dada, janggut palsu putih panjang, dia menyaru sebagai Neptunus, Dewa Laut dalam mitologi Yunani. "Saya melakukan 'upacara' melintasi Katulistiwa, 10.000 meter di atas  laut," kata Dolya seperti diberitakan media Jerman, Spiegel Online. "Biasanya pelaut yang melakukan itu."

Dolya saat itu juga ingin merayakan saat di mana Sukhoi SSJ 100 menembus belahan bumi selatan untuk kali pertamanya.

Basarnas peringatkan wartawan di gunung Salak

Basarnas Peringatkan Wartawan di Gunung Salak 

 

KBRN NEWS-- Tak hanya tim evakuasi dan petugas lapangan yang harus mempersiapkan diri dengan baik saat ke lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor. Para pewarta yang bertugas meliput dan mengabarkan proses evakuasi ke masyarakat di Gunung Salak diminta berhati-hati.
Kepada para jurnalis, Kepala Humas Basarnas, Gagah Prakoso mengimbau agar menjaga kondisi fisik mereka. Hal ini terkait adanya dua wartawan Rusia yang dievakuasi dari lokasi peliputannya, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Mereka rupanya menderita radang dingin atau hipotermia.
Gagah menambahkan, wartawan yang ingin mendaki ke Gunung Salak diwajibkan membawa perlengkapan dan mempersiapkan kondisi fisik.
Meski tak melarang wartawan yang ingin mendaki Gunung Salak, Gagah mengatakan para jurnalis seharusnya fokus kepada pencarian informasi. Namun, informasi tidak harus didapat dengan mendaki gunung. Berbeda dengan pecinta alam yang memang bertugas mengevakuasi korban.
"Ya bukannya tidak boleh naik, tapi sadar dirilah dengan kondisi fisik. Kalau mau naik ke Gunung Salak, bawa perlengkapan dan siapkan kondisi fisik," kata Gagah, Senin 14 Mei 2012.
Dua wartawan Rusia yang dievakuasi dari Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, ahirnya dibawa ke Jakarta. Saat tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, mereka langsung mendapatkan perawatan khusus.
Pantauan VIVAnews, dua wartawan Rusia itu tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menggunakan helikopter milik Palang Merah Indonesia (PMI), sekitar pukul 10.40 WIB.
Setibanya di Halim, mereka langsung masuk ke dalam ruang VIP. Menurut petugas PMI yangmengantar, dua warga Rusia itu sakit. "Mereka mengalami hipotermia," kata petugas PMI yang enggan disebut namanya. Hipotermia akan menyerang bila kondisi fisik tidak mampu mengatasi suhu dingin.
Sebelumnya, dua wartawan media nasional, Ade Danhur dan Ray Jordan, sempat tersesat saat ikut ke lokasi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Puncak I Gunung Salak. (ren/Rut)

Sumber : Viva News.Com

Terkait disclaimer Lery Mboeik Sebut Ada ‘Penjahat Berkerah Putih’ Di Pemkab Rote Ndao

KBRN NTT  Praktek korupsi, kolusi dan Nepotisme yang menggerogoti keuangan Negara di lingkup Pemerntah Kabupaten Rote Ndao disebut-sebut memasuki zona kritis. Hal itu terlihat dari keuangan Negara pada Pemkab Rote Ndao dalam tiga tahun terakhir terus menerus dinyatakan disclaimer.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Nusa Tenggara Timur, Ir.Sarah Lery Mboeik yang dihubungi RND pertelepon, Minggu (13/5) malam di Pemkab Rote Ndao praktek White Color Crime atau penjahat berkerah putih.
Celakanya lagi lanjut dia, maraknya dugaan praktek korupsi itu pasalnya dikomandoi oleh pihak tertentu.
Menurut dia, pengelolaan keuangan di lingkup Pemkab Rote Ndao yang terus menerus dinyatakan disclaimer, menunjkan pengelolaan keuangan  oleh Pemkab Rote Ndao tidak akuntabel.
Hal itu menampakan kepada public bahwa Pemerintah tidak akuntabel dan tidak transparan dalam pengelolaan keuangan daerah. Di sana kesannya ada white colour crime yang mengerahkan untuk terjadinya praktek korupsi,” ungkapnya.
Buruknya kinerja pemerintah yang mengarah ke penyimpangan dan penyelewenangan keuangan Negara kata dia, Nampak dari banyaknya keluhan yang diperoleh pihaknya dari masyarakat di Kabupaten Rote Ndao.
“Tentang kinerja mereka di lapangan, kami banyak mendapat keluhan dalam pengelolaan keuangan Negara dari masyarakat,” ujarnya.
Parahnya lagi lanjut dia, maraknya kasus dugaan korupsi di Kabupaten Rote Ndao terkesan mendapat perlindungan dan pembelaan hukum dari institusi peradilan baik Kejaksaan maupun Plres Rote Ndao.
Dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  tahun 2011 lalu dimana ada dugaan penyimpangan keuangan Negara yang belum ditindaklanjuti penyelesaiannya justru tidak ditindaklanjuti penegak hukum.
“Harusnya temuan itu diselidiki  karena itu telah masuk pada domain kerugian Negara,” tandasnya.
Disamping itu lanjut dia, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rote Ndao dimintanya agar tidak berdiam diri.
“Semestinya DPRD mempertanyakan temuan itu apakah sudah ditindaklanjuti atau belum. Kalau belum ditindaklanjuti semestinya direkomendasikan ke penegak hukum,” tandasnya.
Sebelumnya, pengelolaan keuangan di Kabupaten Rote Ndao dalam Tahun Anggaran 2011 lalu sesuai hasil pemeriksaan yang dilakukan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) wilayah Nusa Tenggara timur diduga mengalami disclaimer.
Informasi yang berhasil dihimpun wartawan menyebutkan, penetapan Kabupaten Rote Ndao sebagai salah satu daerah di wilayah Nusa Tenggara Timur yang mengalami disclaimer tersebut akibat sejumlah pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabpaten Rote Ndao TA.2011 lalu diduga  tidak terlaksana sesuai yang direncanakan.
Disamping itu, informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan, selain ada kegiatan yang diduga tidak sesuai jadwal yang direncanakan, juga ditengarai terdapat kegiatan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah APBD Kabupaten Rote Ndao TA.2011 lalu belum dilaksanakan.
Selain itu, sumber yang meminta namnya tidak dikorankan itu mengungkapkan, penetapan disclaimer tersebut disebabkan karena pertanggungjawaban pengelolaan dana Bantuan social Kabupaten Rote Ndao di Tahun Anggaran 2011 lalu yang diduga kuat belum dapat dipertanggungjawabkan oleh Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Dia menambahkan, penetapan disclaimer untuk Kabupaten Rote Ndao dalam kaitannya dengan pengelolaan keuangan terkategori masuk dalam kontrak kritis
Ditambahkannya, semestinya Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rote Ndao memperbaiki pengelolaan anggaran. Pasalnya penetapan disclaimer untuk Kabupaten Rote Ndao di TA.2011 bukan untuk pertama kalinya, namun telah tiga tahun terakhir secara berturut-turut.
Menurut dia, hal itu menunjukan tidak ada motivasi dari Pemkab Rote Ndao untuk memperbaiki kinerja anggaran.
Dia menambahkan, selain kinerja penganggaran yang buruk, pasalnya penetapan APBD di Kabupaten Rote Ndao kerap kali mengalami keterlambatan.
Hal itu kata dia, sangat berpengaruh pada pengalokasian dana-dana dari pusat untuk Kabupaten Rote Ndao. Hal itu lanjut dia, sangat berpengaruh pada realisasi program kegiatan kepada masyarakat.
“ Dampak dari hal ini adalah rakyat yang dirugikan. Kalau sering didisclaimer konsekwensinya alokasi dana-dana pusat untuk Kabupaten Rote Ndao dipotong. Hal ini tentunya rakyat yang jadi korban,” tandas sumber yang meminta namanya tidak disebutkan itu
Sumber : Erende Pos

Senin, 14 Mei 2012

Benda Diduga Kotak Hitam Sementara Disimpan Di Vila MK

Benda diduga kotak hitam (black box) Sukhoi Superjet 100 setelah ditemukan oleh tim SAR gabungan langsung dibawa ke Pasir Pogor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kotak itu sementara diamankan terlebih dahulu di sebuah Vila MK nomor satu.

Villa itu terletak tidak jauh dari posko utama yaitu di Desa Pasir Pogor. "Yang dibawa Kopassus adalah black box," kata Sumartono dari Basarnas kepada wartawan di Bogor, Senin (14/5).

Beberapa anggota dari TNI dan Basarnas terlihat berjaga-jaga di vila tersebut. Belum diketahui kapan benda diduga kotak hitam itu akan diterbangkan ke Jakarta.

Sedangkan Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Inf Sinyo membenarkan benda yang dibawa ke vila itu adalah kotak hitam. "Pertama kali tim menemukan adalah black box di lokasi. Sekarang langsung diserahkan ke tim Kopassus," ujar Sinyo.

Sementara Juru Bicara Basarnas Gagah Prakoso saat dikonfirmasi belum bisa memastikan bahwa benda yang sudah ditemukan itu adalah kotak hitam pesawat Sukhoi Superjet 100.

"Saya belum berani memastikan kalau belum melihat barangnya. Kalau ternyata pas dibuka isinya komputer gimana. Makanya kami masih menunggu kepastiannya," jelas Gagah.

Pesawat Sukhoi mengalami kecelakaan di ketinggian 1.500 meter di sekitar lereng Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Pesawat SSJ-100 itu awalnya sedang melakukan demonstrasi penerbangan dalam rangka perjalanan keliling (road show) ke sejumlah negara di Asia dan Asia Tenggara.

Sumber: http://www.merdeka.com